Newest Post

Tampilkan postingan dengan label Artikel Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Islami. Tampilkan semua postingan

Hal-hal Menarik tentang Kucing dalam Islam

| Kamis, 06 November 2014
Baca selengkapnya »



    Hal-Hal Menariktentang Kucing dalam Islam versi NekoChan's Blog


    Assalamu'alaikum wr.wb... :)
    Yosh, pada postingan sebelumnya saya telah menampilkan beberapa fakta-fakta menarik tentang Kucing. Dan ternyata tidak hanya itu, mamalia berbulu yang imut dan menggemaskan ini juga mempunyai hal menarik tersendiri dalam Agama Islam loh... Berikut saya akan menampilkan beberapa "Hal-hal menarik tentang kucing dalam Islam" :3

    Islam telah menganggap kucing sebagai binatang bersih yang dekat dengan manusia dan harus disayangi, karena Rasulullah saw juga memelihara dan menyayangi kucing.
    إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّهَا مِنَ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ وَالطَّوَّافَاتِ
    “Kucing ini tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan yang sering kita jumpai dan berada di sekeliling kita.” (HR. At Tirmidzi, Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Majah, Ad Darimi, Ahmad, Malik).
    • Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza, ia selalu mengeong ketika mendengar azan, suaranya seolah-olah terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.
    • Rasulullah saw pernah memotong lengan jubah beliau yang masih ditiduri seekor kucing hanya karena tidak ingin membangunkannya.
    • Setiap kali Rasulullah saw menerima tamu, beliau selalu menggendong "Mueeza" kucing kesayangan beliau dan ditaruh di paha.
    • Siti Aisyah, istri nabi sangat menyayangi kucing dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing.
    • Abdurrahman bin Sakhr Al-Azdi, diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan) karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.
    • Air untuk wudhu yang telah dijilati kucing tetap suci karena kucing termasuk perhiasan rumah tangga yang tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.
    • Baybars Al Zahir, seorang sultan dari dinasti Mamluk yang terkenal tegas dan berani ternyata sangat menyayangi kucing, bahkan sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing.
    • Dalam sebuah hadist shahih, dikisahkan tentang seorang wanita yang dihukum siksa neraka karena tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri.
    • Di beberapa hadits, Nabi menekankan bahwa kucing itu tidak najis, bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.
    • Kaum sufi percaya bahwa dengkuran nafas kucing memiliki irama yang sama dengan dzikir kalimah Allah.
    • Mulai dari Damaskus, Istanbul, hingga Kairo, kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid tua disediakan berbagai macam makanan oleh penduduk setempat.
    • Pada abad 13 rupa kucing dijadikan sebagai ukiran cincin para khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang.

    Hal-hal Menarik tentang Kucing dalam Islam

    Posted by : Neko-chan
    Date :Kamis, 06 November 2014
    With 0komentar

    Pergaulan Remaja Dalam Ajaran Islam

    | Sabtu, 01 Februari 2014
    Baca selengkapnya »

    Pergaulan Remaja

    Assalamu'alaikum... minna... ^-^)/

    bwt postingan kali ini saya akan membahas tentang beberapa batasan-batasan yang diberikan oleh agama islam kepada pergaulan remaja..

    .sebagai kaum remaja, tentunya kita tidak terlepas dari pergaulan... baik itu pergaulan sesama kaum hawa atau sesama kaum adam maupun pergaulan antara kaum adam dan hawa...

    nah... buat pergaulan antara sesama kaum adam maupun sesama kaum hawa tentunya tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan... akan tetapi bagi pergaulan antara kaum adam dan hawa ada beberapa batasan-batasan yang perlu diperhatikan agar kita sebagai kaum hawa selalu terjaga... berikut ini ada beberapa uraian tentang batasan-batasan yang perlu diperhatikan dalam pergaulan... 

    langsung aja ya... check it out! :D

    Bismillaahhirrahmaanirrahiim...

    Dilahirkan sebagai seorang wanita adalah anugerah yang sangat indah dari Allah Ta’ala. Sebuah anugerah yang tidak dimiliki oleh seorang pria.Terlebih anugerah itu bertambah menjadi muslimah yang mukminah yaitu wanita muslimah yang beriman kepada Allah.

    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    yang artinya.., “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim)

    Menjadi wanita muslimah yang beriman kepada Allah tentu tidak mudah,karena banyak sekali godaan-godan dalam mencapainya. Dikarenakan  balasan yang Allah janjikan pun tidak terbandingkan dan semua wanita pun menginginkannya. Godaan-godaan untuk menjadi wanita shalihah sering kali datang dan menggebu-gebu saat kita menginjak usia remaja,di mana masa puberitas seorang wanita ada di masa ini. Bukan hal yang mudah pula bagi remaja muslim dalam melewati masa ini, namun sungguh sangat indah bagi para remaja yang bisa dikatakan lulus dalam melewati masa pubertas yang penuh godaan ini.

    Salah satu godaan yang amat besar pada usia remaja adalah “rasa ketertarikan terhadap lawan jenis”. Memang, rasa tertarik terhadap lawan jenis adalah fitrah manusia, baik wanita atau lelaki. Namun kalau kita tidak bisa memenej perasaan tersebut,maka akan menjadi mala petaka yang amat besar,baik untuk diri sendiri ataupun untuk orang yang kita sukai. Sudah 
    Allah tunjukkan dalam sebuah hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    yang artinya... ”Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim)

    Sebagai wanita muslimah kita harus yakin bahwa kehormatan kita harus dijaga dan dirawat, terlebih ketika berkomunikasi atau bergaul dengan lawan jenis agar tidak ada mudhorot (bahaya) atau bahkan fitnah. Di bawah ini akan kami ungkapkan adab-adab bergaul  dengan lawan jenis. Di antaranya:

    1. Dilarang untuk berkholwat (berdua-duan)


    TTM, teman tapi mesra, kemana-mana bareng, ke kantin bareng, berangkat sekolah bareng, pulang sekolah bareng. Hal ini merupakan gambaran remaja umumnya saat ini,di mana batas-batas pergaulan di sekolah umum sudah sangat tidak wajar dan melanggar prinsip Islam. Namun tidak mengapa kita sekolah di sekolah umum jika tetap bisa menjaga adb-adab bergaul dengan lawan jenis. Jika ada seorang laki-laki berduaan dengan seorang perempuan maka yang ketiga sebagai pendampingnya adalah setan.

    Dari ‘Umar bin Al Khottob, ia berkhutbah di hadapan manusia di Jabiyah (suatu perkampungan di Damaskus), lalu ia membawakan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    yang artinya... “Janganlah salah seorang diantara kalian berduaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) karena setan adalah orang ketiganya, maka barangsiap yang bangga dengan kebaikannya dan sedih dengan keburukannya maka dia adalah seorang yang mukmin." (HR. Ahmad, sanad hadits ini shahih)

    Daripada setan yang menemani kita lebih baik malaikat bukan? Ngaji,membaca Al Quran dan memahami artinya serta menuntut ilmu agama InsyaAllah malaikatlah yang akan mendampingi kita.Tentu sebagai wanita yang cerdas, kita akan lebih memilih untuk didampingi oleh malaikat.

    2. Menundukkan pandangan

    Pandangan laki-laki terhadap perempuan atau sebaliknya adalah termasuk panah-panah setan. Kalau cuma sekilas saja atau spontanitas atau tidak sengaja maka tidak menjadi masalah pandangan mata tersebut, pandangan pertama yang tidak sengaja diperbolehkan namun selanjutnya adalah haram.Ketika melihat lawan jenis,maka cepatlah kita tundukkan pandangan itu, sebelum iblis memasuki atau mempengaruhi pikiran dan hati kita. Segera  mohon pertolongan kepada Allah agar kita tidak mengulangi pandangan itu.

    Dari Jarir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

    yang artinya... "Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengenai pandangan yang tidak di sengaja. Maka beliau memerintahkanku supaya memalingkan pandanganku." (HR. Muslim)

    3. Jaga aurat terhadap lawan jenis

    Jagalah aurat kita dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya. Maksudnya mahram di sini adalah laki-laki yang haram untuk menikahi kita. Yang tidak termasuk mahram seperti teman sekolah, teman bermain, teman pena bahkan teman dekat pun kalau dia bukan mahram kita, maka kita wajib menutup aurat kita dengan sempurna. Maksud sempurna di sini yaitu kita menggunakan jilbab yang menjulur ke seluruh  tubuh kita dan menutupi dada. Kain yang dimaksud pun adalah kain yang disyariatkan, misal kainnya tidak boleh tipis, tidak boleh sempit, dan tidak membentuk lekuk tubuh kita. Adapun yang bukan termasuk aurat dari seorang wanita adalah kedua telapak tangan dan muka atau wajah.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    yang artinya... "Wanita itu adalah aurat. Jika dia keluar maka setan akan memperindahnya di mata laki-laki." (HR. Tirmidzi, shahih)

    4. Tidak boleh ikhtilat (campur baur antara wanita dan pria)

    Ikhtilath adalah berkumpulnya laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim sehingga menimbulkan prasangka buruk. Atau ,Berkumpulnya laki-laki dan perempuan bukan muhrim di suatu tempat yang memungkinkan mereka melakukan interaksi, baik dengan pandangan, isyarat, ucapan, atau badan tanpa adanya penghalang.

    Muhrim itu adalah:

    1. Muhrim Karena keturunan.Ibu, anak perempuan, Saudara perempuan ayah, Saudara perempuan ibu, anak perempuan Saudara laki-laki, anak perempuan saudara perempuan.

    2. Muhrim karena perkawinan.isteri-isteri ayah, isteri-isteri anak laki-laki, ibu dari isteri, anak perempuan isteri ( anak tiri ) jika sudah bercampur dengan ibunya.

    3. Muhrim karena persusuan.ibu yang menyusui, saudara perempuan sesusuan, saudara perempuan bapak sesusuan, anak perempuan saudara perempuan sesusuan, anak perempuan saudara laki-laki sesusuan, anak perempuan sesusuan.

    5. Menjaga kemaluan

    Menjaga kemaluan juga bukan hal yang mudah,karena dewasa ini banyak sekali remaja yamng terjebak ke dalam pergaulan dan seks bebas. Sebagai muslim kita wajib tahu bagaimana caranya menjaga kemaluan. Caranya antara lain dengan tidak melihat gambar-gambar yang senonoh atau membangkitkan nafsu syahwat, tidak terlalu sering membaca atau menonton kisah-kisah percintaan, tidak terlalu sering berbicara atau berkomunikasi dengan lawan jenis, baik bicara langsung (tatap muka) ataupun melalui telepon, SMS, chatting, YM dan media komunikasi lainnya.

    Sudah selayaknya sebagai seorang muslim-muslimah baik remaja atau dewasa, kita mempunyai niat yang sungguh-sungguh untuk mematuhi adab-adab bergaul dengan lawan jenis tersebut. Semoga Allah memudahkan usaha kita. Amin.


    ok guys... itu dia tadi beberapa batasan-batasan yang diberikan oleh islam terhadap pergaulan remaja... ^^

    jadi skarang tergantung kalian sendiri mau menyikapinya gimana..

    sekian dan terima kasih atas perhatiannya kurang lebihnya saya mohon maaf... wabillah hi taufik walhidayah... wassalam.. ^-^)/

    Pergaulan Remaja Dalam Ajaran Islam

    Posted by : Neko-chan
    Date :Sabtu, 01 Februari 2014
    With 0komentar

    Tips Cosplay Otaku Berjilbab

    | Senin, 04 November 2013
    Baca selengkapnya »

    Cosplay Berjilbab

    Cosplay (コスプレ Kosupure) adalah istilah bahasa Inggris buatan Jepang (wasei-eigo) yang berasal dari gabungan kata "costume" (kostum) dan "play" (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongeng, games, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun. Pelaku cosplay disebut cosplayer, Di kalangan penggemar, cosplayer juga disingkat sebagailayer.

    Di Jepang, peserta cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dōjin circle), seperti Comic Market, atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual key. Penggemar cosplay termasuk cosplayer maupun bukan cosplayer sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, yaitu Amerika, RRC, Eropa, Filipina, maupun Indonesia.

    Khususnya di Indonesia, tidak sedikit penggemar cosplay yang mengenakan jilbab dan ingin mengekspresikan hobi mereka sebagai otaku dengan cara bercosplay ria.

    Masalahnya... Siapa bilang cewek berjilbab nggak bisa jadi cosplayer? Jilbab bukan halangan untuk berkreasi di bidang seni. Justru sebagai seorang muslimah yang baik, harus bisa menunjukkan bahwa dengan jilbab, kita masih bisa melakukan apa saja tanpa meninggalkan syariat. Coba deh perhatikan para kka'-kka' cosplayer di bawah ini, mereka cukup kreatif dalam memodifikasi kostum sehingga terciptalah kostum yang unik dan menarik... :D
























    Gimana? cantik kan?? ^-^

    Buat kamu para hijabers, jangan takut nggak bisa cosplay. Yang kamu perlukan hanyalah berpikir kreatif bagaimana kamu bisa memodifikasi kostum-kostum yang terdapat dalam anime/game menjadi kostum yang ada versi hijab nya! Berikut ini ada tips buat kamu para hijabers agar bisa bercosplay ria tanpa membuka hijab :

    1. Cari tokoh yang kostumnya memakai baju panjang. Tokoh yang mengenakan pakaian panjang serta tertutup akan mempermudah kamu bercosplay sehingga kamu hanya perlu mencari jilbab apa yang cocok dengan tokoh cosplay yang akan kamu perankan. 
    2. Pakai jilbab yang warnanya sesuai dengan warna rambut tokoh yang kamu perankan. Ini bisa menjadi pengganti wig bila kamu tidak ingin menggunakan wig. 
    3. Kalau tokoh yang ingin kamu perankan tidak mengenakan pakain panjang, ini saatnya kamu berkreasi! Pelajari dengan seksama bagaimana kostum yang dikenakan tokoh tersebut. Cobalah berpikir untuk menambahkan manset/penutup lengan pada kostum tersebut. Gambarlah bagaimana bentuk kostum yang nantinya akan kamu buat. Bayangkanlah jika tokoh anime tersebut ada versi hijabnya! Ini akan mempermudah kamu dalam mendesain kostum. 
    4. Usahakan cari kostum yang sesederhana mungkin. Bila kamu orangnya gak mau ribet, cari kostum yang desainnya sesederhana mungkin yang kira-kira bajunya bisa kamu dapatkan tanpa harus ke toko khusus pakaian cosplay. Lalu kamu hanya tinggal memodifikasi saja agar sesuai dengan tokoh yang kamu perankan. 
    5. Bila kamu bingung dengan tokoh apa yang ingin kamu perankan&kamu nggak mau ribet, cobalah dengan memerankan tokoh maid, school uniform girl, mengenakan kimono, atau kalo kamu mau yang lebih menantang, cosplay ninja! Tokoh-tokoh tersebut tidak harus ada dalam anime khusus namun apa salahnya bila kamu mengenakan kostum-kostum tsb. Kamu hanya tinggal menambahkan jilbab saja pada tokoh maid, school uniform girl atau hanya sekedar mengenakan kimono/yukata. Untuk tokoh ninja, carilah yang kostumnya tertutup semua sehingga kamu tidak perlu pusing untuk menambahkan jilbab lagi pada kostummu. Contohnya Uniform pada Serial K-On, atau Uniform yang dikenakan Tachibana Kanade pada Anime Angel Beats! :D 
    6. Rajin-rajin searching di google mengenai gaya-gaya hijab modern dan kostum-kostum anime. Lalu berpikirlah untuk memadukan keduanya sehingga kamu bisa menciptakan kostum rancanganmu sendiri. Seperti pada contoh gambar diatas, jilbab bisa dikreasikan dengan kostum Hatsune Miku dan Vivi FF IX. Gambar diatas bisa menjadi inspirasi kamu untuk menjadi Hijab Cosplayer!! 
    7. Dan yang paling terpenting diantara yang penting, jangan berpakaian ketat! Biarpun menjadi cosplayer, image seorang hijabers sejati juga jangan ditinggalkan. Tetaplah berjilbab sesuai dengan syariat agama dan pintar-pintarlah dalam memilih hijab style yang haram dan yang syar'i. Jangan merusak image seorang hijabers dengan cosplay yang mengenakan baju ketat walaupun berjilbab. 
    Pintar-pintarlah berkreasi dalam memodifikasi kostum agar menjadi seorang cosplayer sejati tanpa buka aurat. ^-^
    Sekian dulu ya minna! Semoga tips tadi berguna untuk para hijabers yang lagi seru2nya sama anime.. seperti saya contohnya... hehee :D

    Tips Cosplay Otaku Berjilbab

    Posted by : Neko-chan
    Date :Senin, 04 November 2013
    With 1 komentar:
    Prev
    ▲Top▲